Mengenakan Hiasan Kepala Tradisional oleh Civitas Academica Terbanyak

Diposting Pada 08 August 2023

Disusun oleh Tim Muri

Sebanyak 9.161 civitas academica Universitas Sriwijaya mengenakan hiasan penutup kepala tradisional tanjak untuk peserta laki-laki dan gandik untuk peserta perempuan sebagai upaya pelestarian budaya oleh generasi muda pada Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Sriwijaya (Unsri) Tahun Akademik 2023/2024.

Tanjak dan gandik merupakan hiasan penutup kepala tradisional khas kota Palembang. Filosofi tanjak dalam bahasa Palembang memiliki arti “naik”, bagi yang memakai tanjak akan didoakan kehidupannya agar lebih baik, seperti marwahnya, derajatnya, hingga rezekinya.

Gandik merupakan ikat kepala yang terbuat dari kain beludru berwarna merah berhias ornamen di atasnya yang mengandung makna ketenangan hati dan pikiran. Juntaian aksesoris pada sisi kiri dan kanan telinga, sumping atau tebeng malu berbentuk bola-bola warna-warni bermakna manusia harus menjaga pandangan. Tanjak dan gandik merupakan warisan budaya dari Kerajaan Sriwijaya yang menjadi pakaian Kesultanan Palembang.

Share :

×
BERANDA
TENTANG KAMI
GALERI MURI
JURNAL
LINGKUP APRESIASI
KONTAK KAMI

Jaya Suprana School