Pemerintah Kota Banda Aceh menggelar “Festival Kopi Gemilang” yang melibatkan 589 peserta dari berbagai lapisan umur masyarakat untuk menyaring kopi.
Saring kopi merupakan teknik menyeduh kopi tradisional yang dimiliki oleh masyarakat Aceh dan sudah dilakukan secara turun temurun, sehingga menjadi sebuah tradisi di masyarakat.
Cara penyeduhan kopi ini diawali dengan menakar bubuk kopi dengan tepat yang kemudian dimasukan ke dalam saringan. Kopi yang telah berada di dalam saringan diseduh dengan air panas selama kurang lebih 2 sampai 3 menit, lamanya seduhan kopi tergantung seberapa panas air tersebut. Setelah itu, kopi mulai memasuki proses saring yang dilakukan berulang kali hingga kopi terekstraksi dengan baik.
Ekstraksi kopi akan semakin baik apabila pada saat penyaringan diangkat setinggi-tingginya dan akan menghasilkan busa yang membuat kopi menjadi semakin sedap.
Kegiatan menyaring kopi yang merupakan gagasan Wali Kota Banda Aceh, H. Aminullah Usman berharap kegiatan ini dapet meningkatkan perekonomian dan pariwisata Kota Banda Aceh.
Share :


