Gedung kantor Kementerian PUPR RI memiliki beragam teknologi yang ramah lingkungan, di antaranya adalah panel surya PVROOF, Zero Run Off, pertamanan, Taman Sanita, dan Tungku Sanira.
Teknologi Panel Surya PVROOF merupakan penggabungan atap konvensional dan rooftop solar yang memiliki fungsi ganda, yaitu sebagai atap dan sekaligus sebagai pembangkit listrik tenaga surya. Salah satu kelebihan Panel Surya PVROOF adalah tidak membutuhkan lokasi yang luas dan menyita tempat.
Panel surya PVROOF menggunakan 24 modul surya WIKA PV 200 Wp yang mampu menghasilkan listrik 12 kWh/hari dengan asumsi puncak panas selama 3 jam.
Gedung PUPR mengaplikasikan teknologi drainase berwawasan lingkungan yang disebut drainase Zero Run Off (ZRO). Drainase ZRO berfungsi membuang air limpahan ke luar kawasan atau ke saluran kota hingga mencapai nol persen (zero run off) di area gedung. Sebelum dibuang, sebagian air ditampung untuk kemudian didaur ulang agar bisa dimanfaatkan kembali.
Taman dan kolam Sanita seluas 20 meter persegi merupakan lahan jenuh air (wetland) buatan karena dipasang saluran air di bawah permukaannya mengaplikasikan ekologi sanitasi, yakni proses penguraian limbah kotoran manusia. Teknologi Sanita memanfaatkan siklus ekologi sanitasi yang mengurai tinja dan urin menjadi nutrisi bagi tanaman.
Teknologi Tungku Sanira mulai dikembangkan sejak 2013 didesain dengan mesin yang mampu mencapai suhu di atas 800°C, sehingga mampu membakar sampah organik maupun anorganik yang diharapkan menunjang konsep bangunan hijau dengan pengolahan sampah yang berpatokan pada 3R, yakni reuse, reduce, dan recycle.
Share :


