Pemerintah Kabupaten Grobogan melalui Dinas Pertanian memprakarsai panen padi menggunakan ani-ani bersama Bupati untuk memperkenalkan teknologi pertanian berbasis kearifan lokal
Metode panen padi dengan ani-ani dipilih karena memiliki kelebihan menurunkan persentase kehilangan hasil pada saat panen.
Dengan ani-ani, kehilangan hasil di bawah 2% sedangkan kehilangan panen secara manual dengan mesin dos mencapai 14%, dengan menggunakan power thresher, kehilangan hasil mencapai 12%, serta dengan combine harvester mencapai 6% kehilangan hasil.
Panen secara tradisional dengan ani-ani perlu dilestarikan dan diajarkan kepada generasi penerus, utamanya di generasi penerus petani yang menjadi garda terdepan ketahanan pangan nasional.
Share :


