Menjawet atau menganyam purun merupakan salah satu tradisi budaya masyarakat di Kabupaten Kapuas yang dilakukan secara turun temurun.
Purun adalah sejenis rumput anggota suku teki-tekian tumbuh di rawa-rawa yang sering dimanfaatkan sebagai bahan anyam-anyaman yang biasa dijadikan anyaman berupa alas atau tikar, tas, dompet dan topi.
Melibatkan 200 peserta dan menghasilkan 55 motif, kegiatan menganyam purun pada rangkaian Hari Ulang Pemerintah Kabupaten Kapuas dari Hari Jadi Kota Kuala Kapuas layak dipertahankan dan berlanjut kepada generasi penerus.
Jika tidak ada regenerasi, keterampilan menganyam akan kehilangan keterampilan-keterampilan tradisional warisan leluhur yang tidak hanya etnik, tetapi juga menyimpan filosofi dan kearifan yang luhur.
Share :


