Memasak Bubur (Kulak) Asyura di Belanga Terbesar

Diposting Pada 13 July 2024

Disusun oleh Tim Muri

Salah satu tradisi yang sudah sangat mengakar dalam masyarakat Aceh ketika datangnya bulan Muharam yaitu tradisi memasak bubur Asyura. Kegiatan ini sebagai perwujudan rasa syukur terhadap nikmat yang telah Allah berikan, juga untuk menjaga tali silaturahmi sesama masyarakat serta berbagi rezeki dengan bersedekah harta benda dan makanan kepada masyarakat dan sekitarnya.

Salah satu yang biasa dilakukan dan menjadi ciri khas perayaan bulan Muharam adalah dengan memasak bubur Asyura dalam panci besar secara bersama-sama. Tradisi memasak ini merupakan suatu hal yang tidak dilupakan dalam momen hari Asyura (10 Muharam) yang dilakukan melalui patungan (meuripee) kaum ibu.

Masyarakat Kota Banda Aceh menyiapkan bubur Asyura membuat belanga (panci) dengan berdiameter 2,55 meter dan panjang pegangan 10 cm sehingga panjang ukuran menjadi 2,65 meter. Bubur Asyura yang telah matang dibagikan kepada masyarakat.

Share :

×
BERANDA
TENTANG KAMI
GALERI MURI
JURNAL
SYARAT DAN KETENTUAN
KONTAK KAMI

Jaya Suprana School